Saturday, 16 July 2016

Cara Menghilangkan Kutu Rambut

Pediculus humanis capitis namanya memang keren ya,eits tapi jangan mau kenalan sama si Pedi ini  karena dia bikin gatel kepala horornya lagi dia bisa ngisep darah kita.
Pediculus humanis capitis nama lain dari kutu rambut. Kutu rambut senang sekali tinggal di rambut yang kotor dan tak terawat. Anak - anak sangat rentan tertular kutu rambut karena kedekatannya dengan teman- temannya saat bermain bersama. Orang tua kadang sampai jengkel karena sudah berulang kali mengusir kutu rambut tapi tetap saja rambut anak didatangi kutu rambut. Oleh karena itu orang tua harus bekerjasama dengan orang tua yang lain untuk membasmi kutu rambut secara kompak. Penyebab utama dari datangnya kutu rambut adalah kurang terjaganya kebersihan kulit kepala. Selain itu bisa juga karena kontak langsung seperti:
  1. Menggunakan sisir orang lain yang memiliki kutu. Biasanya telur kutu menempel pada sisir,saat sisir dipakai orang lain saat itulah telur berpindah.
  2. Menggunakan handuk,topi,jilbab atau penutup kepala penderita kutuan juga beresiko menularkan kutu
  3. Perawatan rambut menggunakan obat kimia berbahaya juga bisa menjadi penyebab datangnya kutu rambut. 
 Kutu rambut yang sudah beranak pinak di kepala bisa ditandai saat anak semakin sering menggaruk garuk kulit kepala. Kutu rambut yang sudah banyak biasanya akan berjalan disekitar leher dan telinga. Keberadaan kutu rambut jangan disepelekan  karena selain menimbulkan rasa perih dan gatal, membuat anal tidak nyenyak saat tidur. Tidur yang tak nyenyak ini akan menyebabkan pertumbuhan anak kurang optimal begitupun kecerdasanya.
Cara menghilangkan kutu rambut secara tradisional bisa dicoba seperti :
  1. Cuka. Oleskan cuka di kulit kepala, diamkan kemudian keramas. Penggunaan cuka yang berlebihan bisa menyebabkan alergi pada kulit kepala, oleh karena itu jangan gunakan terlalu sering. 
  2. Minyak Kelapa. Oleskan secara merata minyak kelapa pada kulit kepala dan rambut, diamkan semalaman dan tutup dengan kain / handuk. Pagi hari keramas seperti biasa menggunkan sampo. 
  3. Minyak Kayu putih dan jeruk nipis. Buat campuran minyak kayu putih dan air jeruk nipis, oleskan secara merata pada kulit kepala dan rambut, diamkan selama 2 jam. Bilas dengan air hangat saat keramas dengan sampo. 
Kutu rambut semakin tidak betah di kepala jika rambut sering disampo. Saat rambut penuh busa gunakan kain yang berwarna cerah untuk menggosok gosok rambut dan kulit kepala, biasanya kutu dan anak anaknya menempel pada kain tersebut. Menyisir rambut dengan serit (sisir yang giginya rapat) juga efektif untuk menjaring kutu.
Selamat mencoba..

Thursday, 25 February 2016

Akhirnya Bersama Kembali Setelah "Pisah Ranjang" 5 Tahun

Pasangan suami istri mana yang ingin pisah ranjang? Apalagi selama 5 tahun lamanya ? Semua orang normal pasti tidak ingin merasakan pisah ranjang.
Tapi itulah babak yang harus saya lewati bersama suami ketika mengarungi bahtera rumah tangga.
Awal tahun 2011 saya mengikhlaskan semuanya, memasrahkan apa yang akan saya lalui nanti bersama anak- anak, sendiri tanpa ditemani suami.
Tahun pertama ditinggalkan suami itu rasanya sangat menyedihkan, saya melepaskan dengan linangan air mata, tak ada kata yang terucap hanya doa doa terbaik yang saya ucapkan untuknya. Sama halnya denganku mata suamiku pun nampak berkabut, ada genangan air mata disana yang belum sempat menetes saat dia membalikkan punggung. Ingin sekali memeluknya dari belakang sambil membisikkan kata" hati- hati ya sayang...", tapi nyatanya lidah ini kelu, kakipun tak bisa maju melangkah, tanganpun hanya bisa menutup mulut takut isak tangisku membangunkan jagoan kecilku.
Hari itu awal semuanya dimulai, dimulainya drama "Pisah Ranjang". Saya dan anak- anak tinggal di Kebumen, sedang suami nun jauh di Batang.
Penat sudahlah pasti, kadang hatipun meradang merasakan nikmatnya berjuang. Tanpa suami selama 5 hari dalam seminggu selama 5 tahun itu membuat perut saya selalu kenyang, kenyang pengalaman menjadi ibu yang kurang kasih sayang...heheheh
Meskipun pisah ranjang selama 5 tahun itu saya masih nambah 2 momongan....
Saat hamil anak kedua, si sulung baru berusia 1 tahun 8 bulan..tiap hari bawa motor dengan perut besar ditambah ngemban si sulung, jangan bayangkan saya pakai motor matic kluaran terbaru yang enteng tarikannya, waktu itu pakai motor satria yang harus dislah dan jika salah ngoper kopling jadi mundur jalannya....
Saat sulung usia 5 tahun 7 bulan, Si Tengah 3 tahun 2 bulan lahirlah anak ketiga yang meramaikan suasana rumah. Saat hamil anak ketiga saya juga bawa motor sendiri perut besar ditambah 2 balita dibonceng kadang diikat pakai sinjang, karena 2 balita itu kalau bau bensin maunya tidur lagi menyelesaikan mimpi saat bel sekolahnya berbunyi.
Akhirnya 5 tahun berlalu, awal tahun 2016 kami berkumpul lagi layaknya pasangan suami istri yang sejati. Meskipun bersama ternyata saya dan suami tetap pisah ranjang lagi...
                  Saya tidur di ranjang
                  Suami tidur depan tivi
Ya sudahlah...tetap dinikmati...

Wednesday, 14 October 2015

UBI GORENG JEMUR

Ubi goreng ko' di Jemur?? heh..penasaran kan??....
Begini asal usul nama si ubi..karena si ubi di buat sama warga Jemur makanya si ubi diberi nama Ubi Goreng Jemur...Hikz..
Buat camilan sehat untuk anak- anak ga usah pake lama ga usah yang susah-susah cari yang mudah tapi anak anak tetep gairah untuk menguyah. Langsung disimak yach...
Bahan :

1. Ubi
2. 1 bungkus tepung goreng siap pakai
3. Air secukupnya ( 7 sendok makan )






Langkah pembuatan :
1. Kupas ubi, cuci sampai bersih kemudian potong sesuai selera
2. Campurkan tepung dengan air, aduk sampai tercampur rata
3. Kukus selama 3 menit menggunakan dandang yang telah panas,tiriskan
4. Masukkan ubi ke dalam adonan balut rata dengan adonan tepung.
5. Goreng sampai kuning kecoklatan.
6. Sajikan






Tuesday, 13 October 2015

Among Among Bayi

Among- among adalah tradisi yang dilakukan oleh orang Jawa untuk memperingati hari kelahiran bayi setiap selapan dina atau sekitar 35 hari. Misal seperti Nares yang lahirnya Minggu Wage maka tiap hari pasaran Minggu Wage dibuatin among- among. Among- among biasanya dilakukan 3,5 atau 7 kali. Menurut orang tua sebaiknya dilaksanakan ganjil.
Terdengar kuno alias ndeso ya kalo ngadain among- among...?
Sebenarnya tradisi ini baik lho untuk memberi teladan pada anak kita yang masih bayi tentang pentingnya sedekah atau berbagi dengan sesama. Kan acaranya makan bareng temen- temen...
Among- among tidak seribet acara- acara ritual jawa yang lain... sederhana tapi intinya tetap mengena, minta si dedek bayi di emong. Di emong sama temen- teman dan pastinya oleh Allah Sang Maha Pengasih Penyayang supaya selalu diberi kesehatan dan keselamatan.
Berikut persiapan among- among sederhana buat Dede Nares
1. Siapkan baskom besar bisa juga  bak mandi Dedek isi dengan air secukupnya dan maskkan daun tawa dalam air.
2. Letakkan tampah ( bisa yang terbuat dari plastik atau bambu ) diatas baskom
3. Atur daun pisang diatas tampah sebagai alas untuk meletakkan nasi dan bahan lainnya.
4. Taruh nasi secukupnya di atas tampah
5. Atur sayur sayuran yang sudah direbus,macam sayurannya sebaiknya ganjil.
6. Letakkan telur telur rebus yang sudah dipotong potong kecil mengelilingi nasi
7. Tambahkan pelengkap seperti kedelai hitam goreng, teri nasi dan krupuk

Nah..sekarang among- among siap dimulai, panggil teman-teman kecil untuk makan bersama Dedek (Dedeknya cuma lihat belum ikutan makan...hikz).
Biasanya Among-among dipimpin oleh Mbah Putri yang paling sepuh di ingkungan kita. Setelah didoain dengan doa selamat teman- teman kecil akan diminta ngemong si Dedek " Niki kaca kabeh Dedek Nares diemong sing bener nggih...( Teman- teman dedek Nares dijaga yang benar ya..)". Anak -anak dengan kompak menjawab "Nggeh..". Inti dari among-among pun tiba...makan bareng yuk...eits masih ada yang paling menyenangkan diakhir acara yaitu anak-anak dapat uang receh seribu atau duaribu sudah membuat anak-anak tersenyum seneng. Dan bagian akhir yang paling menyenangkan yaitu di cipratin air pake daun tawa..berrr...seger....



Thursday, 20 August 2015

Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Ibu mana yang tidak khawatir jika melihat pantat bayi bahkan terkadang selangkangan buah hatinya kemerahan terkena ruam popok. Seperti aku nih sampai tanya sana sini, beli obat ini itu buat nyembuhin Nares bayiku yang baru berusia 1 bulan.
           Awal mulanya sih...aku keantengan kalau Nares pake pospak, apalagi kalau malam Nares anteng bobo akunya juga ikut nyenyak tidur....hehehe... Ternyata itu jadi masalah buat kulitnya yang masih mulus.
Pantat dan area selangkangan Nares jadi kemerahan, kebayang deh bagaimana perihnya...kalau orang dewasa pasti dah Nares marah- marah sama aku yang ceroboh.
           Penyebab ruam popok adalah lembab dan kotornya area pantat dan selangkangan karena BAK dan BAB. Oleh karena itu selalu jaga area ini tetap kering dan bersih supaya kulit bayi tidak terkena ruam. Cara mencegah ruam popok sebagai berikut :
  1. Ganti pospak tiap 3-4 jam sekali, jangan menunggu pospak sampai penuh. meskipun baru dipakaikan tapi bayi dah BAB ya langsung diganti...jangan nunggu 3-4 jam baru diganti ya....
  2. Jika sudah terkena ruam popok obati dengan cara tradisional saja supaya lebih aman. Caranya ambil minyak kelapa 6 sendok makan masukkan ke mangkok kaca dan kukus selama 15 menit di atas dandang yang sudah mendidih airnya. Dinginkan minyak kelapa tersebut dan oleskan pada area yang terkena ruam popok setiap habis mandi, jangan lupa keringkan dulu pake handuk baru dioleskan minyak kelapanya.... 
Alhamdulillah dengan cara tersebut Nares cepet sembuh ruam popoknya...